Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
Kabar UBB
Universitas Bangka Belitung
06 Maret 2026 | 10:18:35 WIB
Bank Indonesia Sosialisasikan Kompetisi PIDI – DIGDAYA X Hackathon 2026 di UBB
Bangka, UBB — Bank Indonesia melalui Kantor Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar sosialisasi Kompetisi PIDI – DIGDAYA X Hackathon 2026 sekaligus edukasi Sistem Pembayaran (SP) Non Tunai dan perlindungan konsumen kepada mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB), Kamis (5/3/2026), di Ruang Balai Besar Peradaban, Gedung Rektorat, Kampus Terpadu Balunijuk, Kabupaten Bangka.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UBB, Devi Valeriani, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Farid Tamsil, beserta jajaran, serta Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama, Hesty. Sosialisasi ini juga diikuti mahasiswa dari berbagai program studi dan lintas angkatan yang antusias memperoleh informasi terkait mekanisme dan peluang mengikuti Kompetisi PIDI.
Dalam sambutannya, Devi Valeriani menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas pelaksanaan kegiatan tersebut di lingkungan kampus. Menurutnya, sosialisasi ini menjadi wadah strategis bagi mahasiswa untuk memahami perkembangan teknologi dan transformasi digital yang kini semakin berkembang pesat.
Ia menambahkan bahwa melalui kegiatan ini mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan, kreativitas, dan inovasi dalam menghadapi tantangan era digital, baik dalam bidang akademik maupun dalam kontribusinya kepada masyarakat.
Selain itu, literasi sistem pembayaran non tunai juga dinilai penting bagi sivitas akademika UBB agar semakin terbiasa melakukan transaksi secara digital yang lebih efektif, efisien, dan aman.
Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Farid Tamsil, menyampaikan bahwa transformasi digital saat ini bukan lagi sebuah pilihan, melainkan sebuah keniscayaan. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, seperti lembaga jasa keuangan, asosiasi pedagang, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia, asosiasi perbankan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk membentuk Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI).
Ia menjelaskan bahwa PIDI diinisiasi pada 23 Februari 2026 dengan dua program utama, yaitu Program Digdaya (Digital Talenta Berdaya dan Berkarya) yang berfokus pada pelatihan dan sertifikasi talenta inovator digital, serta Program Hackathon, yakni kompetisi intelektual untuk menggali potensi inovator muda dalam menghasilkan berbagai inovasi digital baru.
Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk menghadirkan solusi inovatif dalam menjawab berbagai tantangan dan permasalahan prioritas melalui pemanfaatan teknologi digital yang selaras dengan kebutuhan kementerian, lembaga, maupun industri.
Kompetisi PIDI – DIGDAYA X Hackathon 2026 juga menawarkan total hadiah sebesar Rp1,4 miliar, serta berbagai manfaat lainnya seperti premi, sertifikasi, pengembangan inovasi, hingga peluang mengikuti job fair.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab antara mahasiswa dan narasumber dari Bank Indonesia. Melalui kegiatan ini diharapkan mahasiswa Universitas Bangka Belitung semakin aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi akademik serta mampu menghadirkan gagasan inovatif yang berkontribusi bagi pembangunan ekonomi daerah maupun nasional. (Humas UBB)
UBB Perspectives
Satu Visi, Banyak Budaya: Mengapa Integrasi SDM Global Tidak Semudah yang Dibayangkan
Menjaga Ekosistem: Investasi untuk Masa Depan Bumi
Antara Jaring dan Buku Pilihan Hidup Anak Remaja Putus Sekolah di Kepulauan Pongok
Validitas Peringkat UBB: Membongkar Anomali Webometrics
Meski Ilegal, Mengapa Bisnis Thrifting Terus Menjamur?
Tantangan Pemimpin Baru dan Ekonomi Bangka Belitung
Sastra, Kreativitas Intelektual, dan Manfaatnya Secara Ekonomi
Lindungi Anak Kita, Lindungi Masa Depan Bangsa
Akankah Pilkada Kita Berkualitas?
Hulu Hilir Menekan Overcrowded
Penguatan Gakkumdu untuk Mengawal Pesta Demokrasi Berkualitas
Carbon Offset : Blue Ocean dan Carbon Credit
Hari Lingkungan Hidup: Akankah Lingkungan “Bisa” Hidup Kembali?
FAKTOR POLA ASUH DALAM TUMBUH KEMBANG ANAK
MEMANFAATKAN POTENSI NUKLIR THORIUM DI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG : PELUANG DAN DAMPAK LINGKUNGAN
Pengaruh Sifat Fisika, Kimia Tambang Timah Terhadap Tingkat Kesuburan Tanah di Bangka Belitung
Akuntan dan Jurnalis: Berkolaborasi Dalam Optimalisasi Transparan dan Pertanggungjawaban
Sustainable Tourism Wisata Danau Pading Untuk Generasi Z dan Alpa
Perlunya Revitalisasi Budaya Lokal Nganggung di Bangka Belitung
Semangat PANDAWARA Group: Dari Sungai Kotor hingga Eksis di Media Sosial
Pengaruh Pembangunan Produksi Nuklir pada Wilayah Beriklim Panas
Pendidikan dan Literasi: Mulailah Merubah Dunia Dari Tindakan Sederhana
Mengapa APK Perguruan Tinggi di Babel Rendah ?
Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?
PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DENGAN ASAS GOOD GOVERNANCE
UMP Bangka Belitung Naik, Payung Hukum Kesejahteraan Pekerja atau Fatamorgana Belaka?
Peran Generasi Z di Pemilu 2024
Pemilu Serentak 2024 : Ajang Selebrasi Demokrasi Calon Insan Berdasi
Menelusuri Krisis Literasi Paradigma dan Problematik di Bumi Bangka Belitung
Jasa Sewa Pacar: Betulkah Menjadi sebuah Solusi?
Peran Sosial dan Politis Dukun Kampong
Mahasiswa dan Masalah Kesehatan Mental
Analogue Switch-off era baru Industri pertelevisian Indonesia
Di Era Society 50 Mahasiswa Perlu Kompetensi SUYAK
HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia, sudah merdekakah kita?
Pemblokiran PSE, Pembatasan Kebebasan Berinternet?
Pentingnya Pemahaman Moderasi Beragama Pada Mahasiswa di Perguruan Tinggi Umum
SOCIAL MAPPING SEBAGAI SOLUSI TATA KELOLA SUMBER DAYA ALAM